BERITA ACARA AKSARAYA CIPTA 2025

    Magelang, 31 Juli 2025  – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Himaprodi PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar telah melaksanakan kegiatan bertajuk Aksara Cipta Puisi sebuah lomba puisi berskala nasional yang terbuka untuk masyarakat umum dari berbagai kalangan. Seluruh rangkaian lomba berlangsung secara daring mulai dari pendaftaran dan pengumpulan karya (6 Mei – 6 Juni 2025), penjurian (9 – 24 Juni 2025), hingga pengumuman pemenang (26 Juni 2025).

    Aksaraya Cipta Puisi merupakan salah satu program kerja sekunder dari Himaprodi PBSI bagian divisi pendidikan yang setiap tahun selalu diselenggarakan, dan pada tahun ini mengusung tema “Menyelam Rasa dalam Samudra Kata, Meniti Waktu dalam Lembaran Sastra”. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan apresiasi terhadap karya sastra sekaligus mengembangkan kreativitas generasi muda, acara ini diselenggarakan untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat dalam mengenal, mengekspresikan, serta mengembangkan bakat dan minat di bidang penulisan puisi. Melalui acara ini, diharapkan tercipta ekosistem sastra yang semakin beragam, produktif, dan mendorong tumbuhnya budaya literasi di berbagai kalangan. Terdapat tiga kegiatan utama dalam kegiatan Aksaraya Cipta Puisi yakni pendaftaran dan pengumpulan karya, penjurian, pengumuman.

    Tahap pendaftaran dan pengumpulan karya dilaksanakan pada 6 Mei – 6 Juni 2025. Peserta mendaftar dengan kode batang dan tautan yang telah tersedia di pamflet, peserta mendapatkan informasi pamflet dari berbagai media partner yang sudah bekerja sama untuk memperluas informasi perlombaan tersebut. Kemudian tahap penjurian yakni pada 9 – 24 Juni 2025, seluruh karya peserta lomba dinilai oleh para juri yang sudah di persiapan baik juri dari internal maupun eksternal kampus. Pada 26 Juni 2025 pengumuman pemenang lomba di umumkan di Instagram Himaprodi PBSI Universitas Tidar.

    Dalam kegiatan ini tersedia berbagai benefit, mulai dari e-sertifikat dan uang pembinaan untuk 3 juara utama, sampai terbitnya 60 karya terbaik dalam bentu e-book ber‑QRCBN. Antusiasme peserta dari berbagai kalangan serta daerah sangat tinggi, membuktikan bahwa puisi saat ini tetap jadi ruang mengekspresikan rasa dan pemikiran lintas generasi.

Komentar